Pantauan Pasar | oleh : Teguh
maduracorner.id, Sumenep – Romadhan baru memasuki hari yang ke 11. Namun harga-harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar tradisional Sumenep, mulai merangkak naik. Untuk daging sapi harganya masih bertengger dikisaran Rp.110.000,00 per-kilogram, dan ayam kampung Rp. 70.000,00 per-kilogram. Kemudian untuk beras kualitas premium merk Ikan Paus Rp. 208.000,00 per-25 kilogram. Namun, harga diatas itu naik dibanding pekan lalu yakni sebesar Rp. 205.000,00.
Untuk beras merk Lima Jaya Super Rp. 195.000,00 per-kemasan 25 kilogram. Naik dibanding pekan lalu yakni Rp. 190.000,00. Kenaikan juga terjadi pada beras merk Lima Jaya Biasa, yang semula sebesar Rp. 180.000,00, naik menjadi Rp. 185.000,00 per-kemasan 25 kilogram.
Menurut Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumenep, Henny Yulianto, Kamis (10/7), Kenaikan harga itu lebih disebabkan karena kenaikan permintaan konsumen dalam bulan Ramadhan. Karena permintaan naik, maka berlakulah hukum pasar, yang secara otomatis harga juga ikut merangkak naik
Pihaknya akan terus memantau harga sembako pada setiap hari selama bulan Ramadan. Karena hal itu adalah untuk mengetahui pergerakan harga pasar. Selain itu, juga untuk menekan terjadinya lonjakan kenaikan harga.
Disperindag Sumenep melalui program Disperindag Propinsi Jawa Timur, menggelar operasi pasar selama 1 bulan penuh. Adapun dalam operasi pasar ini yang dijual dengan harga murah, yakni minyak goreng, beras, tepung, dan gula pasir. “Operasi pasar digelar di Pasar Anom dan Pasar Bangkal. Tapi apabila sudah dianggap jenuh, maka digeser ke pasar-pasar Kecamatan lainnya,” pungkasnya. (tgh/lam)

