
Muzakki, salah seorang siswa mengatakan, pertama kali memang merasa kebingungan. Tapi setelah sering dilatih, dirinya mengaku sudah siap dan beraharap di UN tahun ini mampu mengerjakan soal-soalnya dan mendapatkan nilai yang baik. “Insyaallah siap. Awalnya memang mengalami kendala. Seperti masuk alamatnya dimana, sempat bingung juga. Termasuk sering lupa password-nya”,akunya kepada maduracorner.id sambil tersenyum, rabu (31/03/2015) pagi.
Sementara itu, Waka Kurikulum SMK N 2 Sampang Zainal Arifin menuturkan, adanya kendala adalah suatu hal yang wajar,. Karena baru pertama kali digelar. Zainal melanjutkan, untuk mengatasi hal tersebut, pihaknya terus memberikan latihan. Seperti menerapkan ujian sekolah dan try out secara online.
“Mungkin kendala anak-anak perlu pengarahan, itu saya kira wajar. Tapi yang pasti, semua persyaratan telah kami siapkan. Namun kita akan siapkan juga Paper Based Test (PBT), ujian secara manual apabila ada kendala saat pelaksanaan,”jelasnya.
Perlu diketahui, SMK Negeri 2 Sampang merupakan satu-satunya lembaga pendidikan yang akan menyelenggarakan UN online di Sampang. Pihak sekolah juga sudah menyiapkan komputer sebanyak 60 unit dan satu genset. “Jumlah peserta sebanyak 163 orang. Kami berharap semua berjalan lancar dan para siswa bisa mengerjakan soal dengan maksimal”,pungkasnya. (son/mad)
Penulis : S Umar Al Farouq
Editor. : Mamad el Shaarawy
