BANGKALANEKONOMIHEADLINE

Elpiji 3 KG Mulai Langka, Harga-nya Merangkak Naik

Kelangkaan Elpiji Meluas  |   Oleh : Aryan

H.Zainullah didepan pasar Patemon Tanah Merah, menunjukkan tabung gas Elpiji 3 kg yang kosong-Foto : Aryan/MC.com
H.Zainullah didepan pasar Patemon Tanah Merah, menunjukkan tabung gas Elpiji 3 kg yang kosong-Foto : Aryan/MC.com

maduracorner.id,Bangkalan-Kelangkaan elpiji tidak hanya terjadi dikota Bangkalan saja, akan tetapi kelangkaan itu sudah meluas hingga ke Kecamatan-kecamatan, termasuk salah satunya kecamatan Tanah Merah. Dari pantauan MC.com dilapangan, Sabtu (18/5) di toko depan pasar Desa Patemon Kecamatan Tanah Merah, selain langka, harga elpiji 3 kg juga mengalami kenaikan. “Sudah seminggu lebih elpiji ditoko saya ini kosong. Baru sekarang ini dikirimi elpiji,” kata pemilik toko H.Zainullah.

Dikatakan H Zainullah, pengiriman elpiji 3 kg jauh dari harapan sebab jika dalam keadaan normal, biasanya setiap 4 hari sekali dirinya dijatah oleh distributor 100 buah, akan tetapi dalam seminggu terakhir ini, waktu pengriman berubah dari 4 hari menjadi seminggu, kadang hingga 10 hari, baru dikirimi elpiji. Jumlahnya-pun  dibatasi cuma diberi jatah 40 tabung elpiji saja. “Biasanya elpiji 3 kg harganya saya terima Rp 12 ribu, sekarang naik menjadi Rp. 13.500/tabung. Sedangkan elpiji 12 kg berubah dari Rp 72 ribu naik menjadi Rp 74 ribu/tabungnya,” ungkapnya.

Hal senada juga dialami Hajjah Supiyah pemilik toko di sebelah barat pasar tradisional Tanah Merah. Di tokonya sudah seminggu lebih stok elpiji 3 kg- kosong. Biasanya elpiji 3 kg dikirim 4 hari sekali, akan tetapi saat ini berubah menjadi 10 hari sekali dan jatahnya juga dikurangi hampir 50 persen. “Jatah elpiji berat 3 kg untuk saya seharusnya 100 tabung, hari ini cuma dikasi 40 tabung dan harganya naik dari Rp 12 ribu menjadi Rp 14 ribu/tabungnya. Saya tidak tahu apa yang menjadi penyebab elpiji 3 kg menjadi langka dan tersendat-sendat pengirimannya,” tanya Supiyah.

Kepala Disperindag Bangkalan, Nawawi ketika dikonfirmasi menjelaskan,  memang saat ini  jatah elpji 3 kg dikurangi oleh PT Pertamina, disamping itu pengguna gas elpiji 12 kg berpindah ke elpiji 3 kg yang bersubsidi. “Saya tidak tahu mulai kapan pengurangan itu dilakukan,” jelas Nawawi.

Namun imbuh Nawawi yang terpenting, pihak Distributor Elpiji 3 kg tidak melakukan penimbunan. “Ya saya harap jangan sampai ada upaya penimbunan oleh pihak Distributor,” pungkas Nawawi. (yan/min).

Related posts

Bupati Makmun Imbau Lebih Giatkan Aktivitas Kepramukaan

maduracorner.id

Malam Ini Jalan Raya Blega Ditutup Dua Jam

maduracorner.id

Dianggap Merugikan Para Sopir, Paguyuban MPU Jokotole Menolak UU Baru Tentang Angkutan Umum

maduracorner.id