BANGKALANBERITA TERKINIEKONOMIHEADLINE

Warga Kokop Krisis Air Bersih, Pemkab Bangkalan Tutup Mata

image
Warga antre air bersih

Bangkalan, maduracorner.id – Warga Desa Lembung Gunung, Kecamatan Kokop mengalami krisis air bersih akibat musim kemarau yang cukup panjang. Namun, pemerintah kabupaten (Pemkab) Bangkalan terkesan menutup mata karena sejauh ini desa tersebut belum tersentuh bantuan air bersih.

Kondisi ini membuat warga setempat terpaksa menempuh jarak cukup jauh untuk memperoleh air bersih. Bahkan jalan yang ditempuh cukup terjal. Solusi lainnya, warga sesekali harus membeli air seharga Rp 3000 per satu jeriken.

Warga Lembung Gunung menuturkan, ketersediaan air bersih di musim kemarau seperti saat sekarang ini sangat mendesak. Sebab, air merupakan kebutuhan pokok sehari-hari. “Kekeringan sudah 3 bulan. Tapi tidak pernah dapat bantuan dari Pemkab Bangkalan,”sesal salah seorang warga setempat, Sadrim (35) kepada maduracorner.id, rabu (9/9/2015).

Ia sangat berharap kebutuhan air bisa dipenuhi oleh pemerintah. Apalagi, sumur-sumur yang menjadi satu-satunya tempat mengambil air sudah semakin kritis. Jika harus membeli air setiap hari, ia merasa tidak mampu. “Lahan semua kering, kami tidak lagi bercocok tanam. Mau dapat dari mana uang buat beli air,”keluh Sadrim lagi.

Sayangnya, Kepala BPBD Bangkalan, Wahid Hidayat tidak merespon ketika dihubungi melalui telepon selulernya hingga berita ini diterbitkan. (her)

Penulis: Donny Heryanto
Editor: Mamad el Shaarawy

Related posts

Inter Island Cup, PMU Targetkan Juara Grup

maduracorner.id

Jimhur: Peringatan Kemerdekaan Bukan Hanya Milik Pejabat

maduracorner.id

Peningkatan Kinerja dan Perampingan Birokrasi: Pj Bupati Bangkalan Mutasi Pejabat Baru

maduracorner.id