Bangkalan,maduracorner.id- aktifis poros pemuda bangkalan (PPB) menggelar aksi unjuk rasa (unras) ke kantor kejaksaan negeri Bangkalan, mereka mendesak agar kejari tidak main mata dengan para pejabat atau tokoh masyarakat yang melakukan tindak pidana korupsi. Karena ada dugaan beberapa kasus yang masuk ke kejaksaan saat ini, proses hukumnya seakan-akan mandul dan jalan ditempat. Namun Sayang, aktifis PPB itu tidak ditemui Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bangkalan, Joeli Soelistyanto,
Puluhan aktifis PBB itu tidak percaya, jika Kajari tidak ada di kantor, salah seorang wakil PPB yang di tunjuk melakukan sweeping kedalam ruangan Kejari Bangkalan,namun ternyata kajari memang tidak ada. “Kajari pengecut, saya tidak mau jika ditemui stafnya,” ujar korlap aksi Mahmudi, Jum’at, (24/10/2014).
Adapun tututan PPB saat melakukan aksi unras di Kejari Bangkalan diantara nya: Kejari diminta menangkap 20 lembaga atau kelompok yang terlibat kasus P2SEM atau yang menerima hibah. Hentikan oknum kejaksaan Bangkalan yang seringkali bermain mata dengan pejabat atau tokoh masyarakat dalam menurunkan masa tahanan. Jangan biarkan perusak bangsa dengan narkobabebas dari tuntutan dan hukum mati. Hukum berat pemakai atau pengedar narkoba yang terbukti.
Penulis : Aryan
Editor : Sohib
Posted from WordPress for Android

